Minggu, 25 Juli 2021

Getting One's Attention and Checking one's Understanding : Materi Bahasa Inggris Kelas 8 SMP/MTs



A.   Getting One’s Attention

Getting One’s Attention adalah bentuk ungkapan dalam Bahasa Inggris yang digunakan untuk meminta perhatian orang lain, biasanya digunakan ketika hendak memulai sebuah percakapan. Getting One’s Attention banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contoh misalnya ketika seorang guru hendak meminta perhatian muridnya untuk mendengarkan materi yang ia sampaikan, ketika seseorang hendak menanyakan sebuah alamat kepada seseorang tentu dia meminta perhatian sebentar orang yang akan hendak dimintai tolong tersebut dan masih banyak lagi contoh-contoh yang lain. Untuk lebih jelasnya, beberapa ungkapan Getting One’s Attention sebagai berikut:

 

Excuse me

Listen to me, please

Could I have your attention, please?

Please pay attention. I’ll tell you an announcement

Would you please try to concentrate now?

Wait a moment, please

Could you pay attention for a moment, please?

 

Read this dialog below,

Mrs. Nadia           : Attention, please. We have arrived at the campsite. Please prepare  to pitch the   tents.

Randy                  : Yes, Ma’am.

Mrs. Nadia           : Wisnu, Edo, stop talking and listen to me, please.

Wisnu                   : Um … yes, Ma’am.

Mrs. Nadia           : You have one and a half hours for pitching the tent. Remember, keep the campsite   clean.

Randy                  : Sure, Ma’am.

Mrs. Nadia           : O.K. Let’s do it now.

Wisnu                   : Yes, Ma’am.

 

Dalam dialog di atas kita dapat melihat beberapa ungkapan meminta perhatian yang dilakukan oleh Mrs.Nadia. Ungkapan pertama yakni “Attention please” ungkapan saat akan memulai pengumuman di depan kelas dan meminta perhatian murid-muridnya. Ungkapan kedua “listen to me” atau “dengarkan saya” yang di tujukan pada Wisnu dan Edo yang mulai berbicara sendiri dan tidak memperhatikan.

 

B.   Checking One’s Understanding

 

Checking One’s Understanding adalah ungkapan yang digunakan untuk menanyakan kepahaman atas informasi yang diberikan oleh informan. Sebagai contoh seorang guru yang telah selesai memberikan penjelasan di kelas, kemudian menanyakan kepada muridnya apakah mereka sudah paham dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya, dan masih banyak contoh lainnya.

 

Checking One’s Understanding

Response

Are you with me?

Sure, Ma’am

Do you get the point?

Yes. It’s very clear

Can you understand my explanation?

Yes you Explained very clearly

Did you catch what I told you?

No, Sir. You Explained it very past

Is everything clear?

Would you please repeat it?

 

Read this dialog below,

Deswita           : O.K., friends. We have discussed the plan of the interschool futsal competition. Randy and Kinar will be the coordinators of the event. Any questions?

Randy             : Yes. How about the other OSIS members?

Deswita           : Don’t worry. We will support you. We do everything together, with both of you as     the coordinators. Do you understand?

Randy             : Yes. Who will be the referees for the competition then? We haven’t talked about it yet.

Deswita           : I will talk about it with Mr. Rizal, our PE teacher.

Mario               : Good! I think we should choose fair ones, to avoid bad happenings.

Deswita           : Exactly. I’ve already thought about that. Are there any more questions?

Mario               : No, thanks.

Deswita           : Alright. I think the discussion is enough. Thank you for coming.

 

Dari dialog di atas dapat dilihat bahwa ada beberapa ungkapan checking one’s Understanding yang diungkapkan oleh Deswita. Yang pertama yakni “any question?” di tujukan untuk menanyakan apakah masih ada lagi pertanyaan setelah penjelasan yang telah dia berikan. Kemudian ungkapan yang kedua “do you understand?” yakni menanyakan apakah Randy paham dengan jawaban yang dijawab oleh Deswita. Kemudian di ungkapan ketiga Deswita menanyakan lagi “are there any more questions?” untuk mengecek apakah semua paham dengan penjelasaannya dan ada pertanyaan lain yang mungkin masih belum dipahami.

Berikut sedikit penjelasan tetang Getting One's Attention dan Checking Understanding.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar