A. Getting
One’s Attention
Getting One’s Attention adalah bentuk ungkapan
dalam Bahasa Inggris yang digunakan untuk meminta perhatian orang lain,
biasanya digunakan ketika hendak memulai sebuah percakapan. Getting One’s
Attention banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contoh misalnya ketika
seorang guru hendak meminta perhatian muridnya untuk mendengarkan materi yang
ia sampaikan, ketika seseorang hendak menanyakan sebuah alamat kepada seseorang
tentu dia meminta perhatian sebentar orang yang akan hendak dimintai tolong
tersebut dan masih banyak lagi contoh-contoh yang lain. Untuk lebih jelasnya,
beberapa ungkapan Getting One’s Attention sebagai berikut:
Excuse
me
Listen
to me, please
Could
I have your attention, please?
Please
pay attention. I’ll tell you an announcement
Would
you please try to concentrate now?
Wait
a moment, please
Could
you pay attention for a moment, please?
Read
this dialog below,
Mrs. Nadia : Attention, please. We have
arrived at the campsite. Please prepare to
pitch the tents.
Randy : Yes, Ma’am.
Mrs.
Nadia : Wisnu, Edo, stop talking
and listen to me, please.
Wisnu : Um … yes, Ma’am.
Mrs. Nadia : You have one and a half hours for
pitching the tent. Remember, keep the campsite
clean.
Randy : Sure, Ma’am.
Mrs.
Nadia : O.K. Let’s do it now.
Wisnu : Yes, Ma’am.
Dalam dialog di atas kita
dapat melihat beberapa ungkapan meminta perhatian yang dilakukan oleh
Mrs.Nadia. Ungkapan pertama yakni “Attention please” ungkapan saat akan
memulai pengumuman di depan kelas dan meminta perhatian murid-muridnya. Ungkapan
kedua “listen to me” atau “dengarkan saya” yang di tujukan pada Wisnu
dan Edo yang mulai berbicara sendiri dan tidak memperhatikan.
B. Checking
One’s Understanding
Checking One’s Understanding adalah ungkapan yang digunakan untuk menanyakan kepahaman atas
informasi yang diberikan oleh informan. Sebagai contoh seorang guru yang telah
selesai memberikan penjelasan di kelas, kemudian menanyakan kepada muridnya
apakah mereka sudah paham dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya, dan
masih banyak contoh lainnya.
|
Checking One’s Understanding |
Response |
|
Are you with me? |
Sure, Ma’am |
|
Do you get the point? |
Yes. It’s very clear |
|
Can you understand my explanation? |
Yes you Explained very clearly |
|
Did you catch what I told you? |
No, Sir. You Explained it very past |
|
Is everything clear? |
Would you please repeat it? |
Read this dialog below,
Deswita :
O.K., friends. We have discussed the plan of the interschool futsal
competition. Randy and Kinar will be the coordinators of the event. Any
questions?
Randy :
Yes. How about the other OSIS members?
Deswita :
Don’t worry. We will support you. We do everything together, with both of you
as the coordinators. Do you
understand?
Randy :
Yes. Who will be the referees for the competition then? We haven’t talked about
it yet.
Deswita :
I will talk about it with Mr. Rizal, our PE teacher.
Mario :
Good! I think we should choose fair ones, to avoid bad happenings.
Deswita :
Exactly. I’ve already thought about that. Are there any more questions?
Mario : No, thanks.
Deswita :
Alright. I think the discussion is enough. Thank you for coming.
Dari dialog di atas dapat dilihat bahwa ada beberapa ungkapan checking one’s Understanding yang diungkapkan oleh Deswita. Yang pertama yakni “any question?” di tujukan untuk menanyakan apakah masih ada lagi pertanyaan setelah penjelasan yang telah dia berikan. Kemudian ungkapan yang kedua “do you understand?” yakni menanyakan apakah Randy paham dengan jawaban yang dijawab oleh Deswita. Kemudian di ungkapan ketiga Deswita menanyakan lagi “are there any more questions?” untuk mengecek apakah semua paham dengan penjelasaannya dan ada pertanyaan lain yang mungkin masih belum dipahami.
Berikut sedikit penjelasan tetang Getting One's Attention dan Checking Understanding.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar